Saturday Aug 30

Politik Uang Sama dengan Riswah

Written by administrator

Bila hajatan lima tahunan untuk memilih para wakil rakyat dan pemimpin negeri ini diciderai dengan iming-iming gelimangan rupiah alias money politics. Islam dengan tegas mengharamkan politik uang. Karena itu status yang menyogok dan yang disogok sama-sama berdosa.

Melihat banyaknya kasus korupsi di negeri ini, peluang untuk melakukan riswah dalam memilih wakil rakyat dan pemimpin negeri ini masih besar. Terbukti dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh lembaga Survei Indikator Politik Indonesia tentang seberapa besar tingkat penerimaan pemilih di daerah dan nasional terhadap politik uang menjelang Pemilu 2014 ini.

Dari hasil survei disebutkan bahwa sebanyak 41,5 persen responden di 39 daerah pemilihan menganggap politik uang adalah sesuatu yang wajar. “Ini berbahaya dan sudah di levelwarning,” kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi persnya.

Baca lanjut

Profil Calon Anggota Legislatif

Written by administrator

Di era demokrasi ini, suara rakyat adalah komponen yang sangat penting. Sampai ada yang mengatakan, suara rakyat adalah suara Tuhan. Mengapa? Ya, karena, suara rakyat itulah yang menentukan jadi tidaknya seorang wakil rakyat duduk di Dewan Perwakilan Rakyat. Semakin banyak suara yang ia terima, semakin besar peluangnya menjadi wakil rakyat yang kekuasaannya sangat besar menentukan ini-itu kehidupan berbangsa-bernegara. 

Namun ironisnya, masih banyak rakyat yang belum mengetahui suara mereka kelak diwakili oleh siapa di parlemen. Selain itu, masalah politik uang (money politic) dan kampanye kotor (black campaign) seperti menjadi menu wajib dalam Pemilu.

Untuk itu, Majalah Gontor merasa terdorong untuk setidaknya memberikan gambaran tentang beberapa nama tokoh yang bisa dijadikan rujukan untuk mencari calon anggota legislatif (Caleg)  yang memiliki komitmen tinggi terhadap umat, bangsa, dan negara. Berikut beberapa nama caleg yang dalam kampanyenya berkomitmen terhadap umat dan bangsa.

Baca lanjut

Jangan Asal Pilih Caleg!

Written by administrator

Sebagaimana pemilihan umum (Pemilu) sebelumnya, kasak kusuk siapa wakil rakyat dan pemimpin bangsa yang akan menjadi pilihan bangsa ini menyeruak. Berbagai macam opini, ulasan, informasi seputar calon yang menjadi andalannya menjamur di mana-mana. Bila masyarakat menerima opini, ulasan dan informasi yang salah maka akan berdampak pada kemajuan negeri ini.

Sebagai bangsa yang besar, dengan jumlah penduduknya mayoritas Muslim, sudah seharusnya umat Islam sadar dan ikut aktif dalam gawe lima tahunan ini. Sebab jika tidak, aktif maka akan bisa berdampak pada umat Islam sendiri ke depannya, terkait dengan kebijakan yang bisa merugikan umat Islam di Indonesia.

Untuk itulah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan tausiyah atau seruan tentang kewajiban memilih pemimpin yang memenuhi syarat-syarat ideal dalam Islam. KH Kholil Ridwan dalam seruannya mengatakan bahwa syarat-syarat itu untuk terwujudnya kemaslahatan di tengah-tengah masyarakat.

“MUI memandang Pemilu yang akan diselenggarakan merupakan momentum strategis untuk melakukan perubahan dalam kehidupan berbangsa,” katanya dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.

Baca lanjut

Haram Memilih Pemimpin Non-Muslim

Written by administrator

Dr Daud Rasyid Lc MA

Pemilu 2014 kali ini bakal diwarnai dengan persaingan yang cukup ketat. Untuk meraup suara sebanyak-banyaknya, sejumlah calon dari politisi, akademisi, ustadz dan artis dipasang. Janji-janji program pro rakyat mulai bermunculan di spanduk, baliho, dan iklan di media nasional.

Setidaknya, kepemimpinan sebelumnya menjadi cermin untuk menentukan pilihan tahun ini. Rakyat jangan tertipu janji-janji kampanye caleg dan capres yang justru tersangkut kasus korupsi. Di tengah kondisi seperti ini masihkah ada calon pemimpin yang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat?

Menyikapi hal ini, Daud Rasyid menegaskan, masyarakat jangan mau digiring opini media untuk memilih pemimpin berdasarkan kepopulerannya saja. “Boleh saja seorang pemimpin itu kaya, bahkan barangkali itu lebih baik agar ia tidak mengharapkan dari jabatannya,” ujar Doktor jebolan Universitas Kairo ini.

Daud menegaskan, rakyat tidak boleh apatis memilih pemimpin karena kepemimpinan adalah urusan yang sangat besar bagi umat dan bangsa. Setidaknya ada kriteria yang harus dimiliki calon pemimpin. Seperti apa kriteria itu? Berikut wawancara wartawan Majalah Gontor, Ahmad Muhajir, dengan pria yang pernah berdakwah melalui jalur politik di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Baca lanjut

Berita Pondok

Ma'haduna


Manasik Haji.
Pelatihan Manasik Haji untuk siswa baru Pondok Gontor.Baca

JMQ
JMQ, Jamiatul Qurro adalah suatu wadah santri untuk mengembangkan bakat bidang Qori'.Baca

Kepramukaan
Pramuka di Pondok Gontor memiliki segudang prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.Baca

.


Fathul Kutub
Bedah buku klalsikal dan salaf bagi siswa Pondok Gontor.Baca

Berita lain

Waktu
Waktu ibarat pedang
Betapa pentingnya waktu bagi hidup kita...
Baca
Facebook
Aplikasi Silaturahim di dunia maya
Bagaimana caranya agar sesuai syariah?...
Baca
imageKesehatan
Lebah, apakah Anda tahu manfaat lebah?
Dibawah ini dibahas beberapa manfaat lebah...
Baca
imageSedekah
Senyuman adalah sedekah.
Dengan senyuman kita sudah dapat bersedekah ke orang lain...
Baca

Language

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English French German Italian Japanese Korean Russian Spanish Thai

Highlight

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1300
mod_vvisit_counterKemarin2132
mod_vvisit_counterMinggu ini16384
mod_vvisit_counterMinggu lalu14669
mod_vvisit_counterBulan ini58844
mod_vvisit_counterBulan lalu123251
mod_vvisit_counterSemua1662192

We have: 36 guests online
IP:: 54.91.240.255
 , 
Hari ini: Aug 30, 2014

Photo Slideshow

LOGO







k


 
ba  bc